Kisahku

Kisahku

Hai perkenalkan namaku Jisoo aku ingin menceritakan kisah ku dari aku bukan siapa siapa sampai sekarang aku telah mencapai mimpiku dan membahagiakan kedua orangtua ku, sebelumnya dulu aku hanya lah gadis lugu yang tidak pernah berani untuk bersuara aku adalah gadis yang pendiam dan berasal dari keluarga yang sederhana,

dan aku mempunyai sebuah mimpi dan berharap dengan terwujudnya mimpiku maka orangtua ku akan bahagia dan merasa bangga, dan ini lah kisahku 8 thn yang lalu tepat saat aku masih berada di kelas 11

Pagi di hari rabu

“ibu aku berangkat sekolah dulu ya” ucapku

“baiklah hati hati dijalan”

“iya ibu”

Sekitar 15 menit aku pergi ke sekolah dengan menaiki sepeda, seperti biasa setelah aku sampai di kelas aku akan melaksanakan piket kebersihan di kelas, setelah semuanya selesai aku menghabiskan waktuku dengan membaca buku

“heh anak culun lo pasti udah ngerjain pr kan mana buku lo gwe mau nyalin jawabanlo” ucap Yuna salah satu pembully di kelasku.

Di kelasku terdapat geng pembully yang terdiri dari 4 siswi yaitu Yuna,Yuri,Lia,Arin mereka selalu membully murid – murid yang berada di bawah mereka tanpa guru tau, mereka juga paling sering membully ku, disaat itu akupun tidak berani melaporkan perbuatan mereka kepadaku, ya aku di sekolah di kenal sebagai gadis culun yang tidak pernah berani bersuara  selalu mengalah dan penakut mungkin karna itu aku sering di bully oleh teman sekelasku, akupun tidak banyak mempunyai teman, di sekolah itu hanya satu teman ku Karina, hanya dialah teman yang aku punya, dia yang selalu ada untukku disaat susah maupun senang, Karina sangat berbeda denganku dia gadis tomboy dan tidak pernah takut pada siapapun itu, sebenarnya sudah beberapa kali Karina ingin melaporkan perbuatan orang – orang yang membulliku kepada kepala sekolah tetapi aku selalu melarangnya karna mereka pun selalu mengancamku jika sampai aku melapor kepada guru guru di sekolahku.

“sya kenapa kamu langsung ngasih buku kamu gitu aja si, kenapa kamu ga lawan mereka, kamu mau di giniin terus hah”ucap Karina

Ya hampir setiap hari Karina memarahiku karna aku terlalu pendiam untuk melawan mereka aku terlalu mengalah kepada orang lain.

“sudahlah, aku tidak apa apa dari pada kita melawan mereka masalahnya akan menjadi semakin besar, sudah tenanglah” ucapku menenangkan Karina.

Beberapa hari telah berlalu dan dtanglah hari dimana sekolah mngadakan ulangan tengah semester selama ulangan itu pun mereka yang sering menggangguku selalu meminta jawaban padaku tetapi dengan rasa sedikit takut dan bantuan dari Karina aku berani berbicara untuk menolak permintaan mereka

“tidak kalian harus memikirkan sendiri jawabannya, maafkan aku tapi kalian tidak boleh melakukan hal yang kalian lakukan kepadaku lagi” ucapku menunduk

“waaah apa ini kau sekarang berani melawanku hah” ucapnya ingin menghampiriku tetapi pengawas langsung menghentikan perbuatannya

“hei – hei apa yang kau mau lakukan disini tidak boleh menyontek mengerti kembali duduk dan tenang lah”ucap ibu pengawas itu

Beberapa hari ulangan tengah semester pun telah berakhir dan tepat hari senin adalah pengumuman hasil UTS, setelah guru mengumumkan perolehan peringkat tertinggi di kelas 10 sekarang adalah saatnya pengumuman perolehan nilai tertinggi dikelas 11 , setelah kepala sekolah mengumumkan pendapat pengingkat ke 3 dan ke 2 saatnya mengumumkan perolehan peringkat pertama

“sekarang adalah pengumuman perolehan peringkat tertinggi di kelas 11, peringkat pertama adalah....... jisoo”ucap kepala sekolah

Disaat kepala sekolah mengumumkan siapa yang memperoleh peringkat pertama itu jujur saja aku merasa sangat kaget dengan perolehan hasil itu aku tidak menyangka kalau aku dapat memperoleh peringkat pertama, di mulai dari itu guru – guru selalu mengikut sertakan aku dalam perlombaan sains, akupun selalu mendapatkan peringkat 3 besar, dengan prestasi yang aku peroleh itu aku telah berhasil mendapatkan biasiswa selama sekolah di sekolah menengah atas itu  akhirnya setelah aku lulus dari sekolah menengah atas itu,

aku mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan kuliah dan kesempatan yang aku dapatkan sekarang adalah kulih di universitas ternama disana aku memilih jurusan pembisnis ayah ibu atupun Karina temanku selalu mensuportku untuk mencapai cita cita ku dan kebetulan universitas yang aku tempati memberikan pelatihan untuk bekerja sesuai dengan jurusan yang dipilih masih – masing dan jurusan ku melakukan ptaktek terjun bekerja di sebuah perusahaan selama 1 bulan penuh, dan selama 1 bulan itupun aku belajar tentng bagaimana mendirikan perushan dan lain – lain,

Di hari terakhir aku bekerja di perusahaan aku sedang mengerjakan tugas yang di berikan kepadaku tiba – tiba direktur di perusahaan itu menghampiriku

“namamu Jisoo kan?” ucap direktur itu padaku

“iya pak ada apa ya?” spontan aku berdiri disaat direktur itu menghampiriku

“kamu bisa ikut saya sebentar ya” ucapnya dan langsung pergi ke ruangannya

“ada apa, apa aku melakukan kesalahan bagaimana ini” jujur aku takut karna tidak biasanya direktur memanggil langsung seperti ini aku hanya bisa pasrah dan ber doa di dalam hati

TOK TOK TOK

“MASUK”

“ada apa anda memanggil saya pak” ucapku dengan kepala yang terus menunduk

“jadi saya memanggilmu kesini karna saya ingin memberikanmu penawaran” ucap sang direktur

“penawaran apa pak” ucapku terhran – heran

“ penawaran untuk bekerja disini sebagai sekertaris CEO apa kau mau”ucap direktur itu

“apa bapak tidak sedang bercanda, tapi pak saya hanya praktek pelatihan saja  disini itupun hanya sementara saya disini bagaimana bisa saya menjadi sekertaris dari CEO”ucapku terkejut & tidak percaya dengan tawaran direktur

“alasan saya memilihmu adalah selama ini saya melihat cara kerjamu dan hasil dari apa yang kamu kerjakan sangat lah bagus dan saya pikir kamu pastas mendapatkan posisi sekertaris disini lagi pula nanti kamu lulus sekertaris CEO disini sudah tidk bekerja lagi” jelasnya dari direktur

“kenapa begitu pak, tapi saya masih merasa kalau saya belum mampu pak” ucapku ragu

Aku  sempat beberapa kali menolak untuk mendapatkan jabatan itu tetapi direktur terus memaksaku untuk menerima posisi itu akhrnya setelah aku lulus dari universitas aku melanjutkan bekerja di perusahaan dimana aku praktek dulu dan ya disana aku langsung mendapatkan posisi sekertaris CEO, aku cukup gugup untuk melakukan pekerjaanku tetapi perlahan – lahan CEO mengajariku semuanya dan CEO sangat puas dengan apa yang telah aku kerjakan

“selamat Jisoo cara kerjamu sangat bagus dan kamu juga membantu perusahaan ini menjadi lebih berkembang” ucap CEO.

“terimaksih Tuan muda ini juga berkat bimbingn anda saya bisa mengerjakan semuanya dengan baik” ucapku pda CEO.

“ya setelah ini kita akan melaksanakan pesta untuk merayakan kenaikan pesat perusahaan kita kamu harus datang oky, baiklah saya pergi dulu” ucap CEO pdaku.

“baik tuan muda”

.

Disini lah puncak dari keberhasilanku akhirnya aku bisa menjadi sekertaris CEO dari perusahaan paling ternama,dengan usaha yang sangat keras aku bisa mendapaatkan ini semua dari yang aku bekerja sebagai sekertaris CEO di perusahaan ternama itu hidupku cukup berubah dan orang tua ku pun tidak akan kelelahan bekerja terlalu keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dengan gaji yang cukup fantastis aku berhasil mewujudkan mimpi orangtua ku untuk berangkat ke tanah suci,

Beginilah kisahku yang dulunya aku hanyalah gadis penakut sekarang aku menjadi gadis pemberani dan wanita sukses aku bisa mewujudkan mimpi orantua ku dan membuat mereka bangga padaku retimakasih Ibu Ayah dan Karina karna kalian telah mendukung ku dan terus mensuport ku.

beranilah untuk bersuara jangan biarkan orang lain menindas habis kalahkan mereka dengan pencapaian prestasi tidak dengan kekerasan ,dngan kita ada kemauan dan impian kita pasti bisa sukses kerja keras tidak akan menghianati hasil.

~Tamat~

 

Pengarang       : Fitrotullina Okta Harwati

Kelas                : XI IPS 1